Sabtu, 11 Oktober 2014

Penduduk dan Kebudayaan


I.             Pengertian Penduduk
Dalam suatu negara penduduk adalah salah satu unsur yang merupakan syarat dari terbentuknya sebuah negara. Mengapa dikatakan sebagai salah satu unsur terbentuknya sebuah negara ? Karena salah satu yang paling utama dari berdirinya sebuah negara adalah Rakyat. Rakyat dalam suatu negara meliputi prnduduk dan bukan penduduk.
        Jadi, rakyat merupakan syarat terbentuknya suatu negara yang sifatnya mutlak karena jika tidak ada rakyat tidak mungkin suatu negara terbentuk. Adapun pengertian penduduk, berikut beberapa pengertian penduduk dari para ahli :
a.    Ahmad Yani dan Mamat Rahmat
Penduduk merupakan komponen yang sangat penting dalam suatu wilayah atau Negara.
b.   Dr. Kartomo
Penduduk adalah semua orang yang mendiami suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu, terlepas dari warga negara atau bukan warga Negara.
c.    Srijanti dan A. Rahman
Penduduk adalah orang yang mendiami suatu tempat dalam wilayah tertentu dengan tanpa melihat status kewarganegaraan yang dianut oleh orang tersebut.
d.   Sri Murtono, Hassan Suryono, dan Martiyono
Penduduk adalah setiap orang yang berdomisili atau bertempat tinggal di dalam wilayah suatu negara dalam waktu yang cukup lama
Dari beberapa pengertian diatas dan disimpulkan, bahwa Penduduk adalah orang hidup yang bertempat tinggal atau berdomisili tetap di dalam wilayah wilayah tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama. Sedangkan pengertian Bukan Penduduk adalah orang yang ada dalam wilayah suatu negara tertentu tetapi tidak bermaksud tinggal atau mendiami suatu wilayah/negara tersebut.

II.          Pengertian Kebudayaan
Sebelum kita mengetahui apa sih kebudayaan itu ? kita juga harus mengetahui apa sih budaya itu ? Jadi, Budaya berasal dari kata sansekerta yaitu buddhayah yang merupakan budi atau akal yang diartikan sebagai semua hal-hal yang berkaitan dengan akal dan budi manusia. Secara universal Budaya adalah cara hidup yang terbentuk, berkembang dan dimiliki bersama oleh sekumpulan manusia/kelompok  yang diwariskan dari generasi ke genersai secara turun temurun.
Sedangkan kebudayaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan manusia dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari kebudayaan itu bersifat abstrak. Perwujudan dari kebudayaan itu seperti benda-benda yang diciptakan oleh manusia yang berbentuk nyata dan perilaku-perilaku manusia dalam kehidupan sehari-sehari yaitu, bahasa, pola perilaku, peralatan hidup, agama, seni, organisasi, dsb.

III.      Masalah Penduduk dan Solusinya
Ada banyak sekali masalah kependudukan khususnya di Indonesia apalagi di daerah DKI Jakarta sebagai ibu kota Indonesia. Berikut permasalahan seputar penduduk:
1.        Kepadatan Penduduk
Masalah yang satu ini mungkin tidak asing lagi terdengar, karena di kota-kota besar di Indonesia khususnya Jakarta, masalah kepadatan penduduk ini seperti tidak pernah selesai untuk di atasi.
Ini terjadi karena setiap bulannya terjadi peningkatan yang menyebabkan kota-kota besar di Indonesia menjadi penuh dan sesak. Selain itu, ini juga terjadi karena penyebaran penduduk yang tidak merata, banyak penduduk yang bertempat tinggal di kota-kota besar karena di kota-kota besar itu banyak menyediakan lapangan pekerjaan.
Kondisi ini menimbulkan banyak permasalahan, seperti banyak sekali pengangguran, kemiskinan dimana-mana, tingkat kriminalitas semakin meningkat, pemukiman kumuh yang terbentuk akibat tidak ada ruang lagi untuk membangun tempat tinggal, dsb.
Upaya dan solusi yang dapat dilakukan dari permasalahan ini sebagai berikut :
a.       Pemerataan persebaran penduduk
Dilakukan dengan cara transmigrasi dan pembangunan industri di wilayah yang jarang penduduknya. Untuk mencegah migrasi penduduk dari desa kekota, pemerintah mengupayakan berbagai program berupa pemerataan pembangunan hingga ke pelosok, perbaikan sarana dan prasarana pedesaan, dan pemberdayaan ekonomi di pedesaan.

b.      Pengendalian pertumbuhan penduduk
Dilakukan dengan cara menekan angka kelahiran melalui pembatasan jumlah kelahiran,menunda usia perkawinan muda, dan meningkatkan pendidikan.

2.        Tingkat Pendidikan
Keadaan penduduk di daerah negara-negara perkembang khususnya Indonesia memiliki permasalahan pada tingkat pendidikan. Jika dibandingkan dengan negara maju tingkat pendidikan negara berkembang lebih rendah dibandingkan dengan tingkat pendidikan negara maju.
Ini disebabkan karena, tingkat kesadaran penduduk akan pendidikan sangat rendah, fasilitas pendidikan yang masih kurang memadai, tingkat pendapatan perkapita yang rendah sehingga tidak mampu untuk membiayai pendidikan yang lebh layak.
Dampak yang dapat ditimbulkan dari permasalah ini yaitu, rendahnya penguasaan tentang kemajuan teknologi dan sulitnya masyarakat menerima hal-hal yang baru. Dengan keadaan yang demikian, maka solusi yang dapat dilakukan adalah:
a.       Mengadakan wajib belajar 9 tahun
b.      Pengadaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai
c.      Mengadakan proyek pembelajaran seperti sekolah terbuka dana universitas terbuka
d.      Memberikan beasiswa gratis sekolah bagi anak-anak yang kurang mampu
e.       Menngkatkan mutu pengajar baik disekolah maupun di universitas
f.       Penyesuaian kurikulum sesuai dengan zamannya
g.      Adanya penyuluhan tentang pentingnya pendidikan

3.        Tingkat penghasilan/pendapatan
Tingkat penghasilan perkapita suatu negara itu biasanya diukur dari pendapatan rata-rata penduduk dalam suatu negara, tingkat pendidikan memengaruhi tngkat pendapatan penduduk dalam suatu negara.
Dampak dari rendahnya tingkat penghasilan atau pendapatan penduduk dari suatu negara yaitu, rendahnya daya beli masyarakat yang menyebabkan pembangunan dalam bidang ekonomi tadak dapat berkembang dengan baik dan tingkat kesejahteraan masyarakat yang rendah yang menyebabkan hasil pembangunan hanya banyak dinikmati oleh kelompok masyarakat yang berada dalam kelas sosial tingkat menengah keatas.
Berikut solusi yang dapat dilakukan:
a.       Meningkatkan GNP dengan cara meningkatkan barang dan jasa
b.      Memperluas kesempatan kerja
c.       Menyediakan lapangan pekerjaan yang banyak
d.      Menekan laju pertumbuhan penduduk
e.       Merangsang penduduk untuk memiliki kemauan berwiraswasta

IV.      Masalah Kebudayaan dan Solusinya
Indonesia adalah salah satu negara yang berada di Asia Tenggara. Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak sekali kebudayaannya. Dengan begitu, banyak juga masalah kebudayaan yang dihadapi Indonesia. Nah, disini saya akan menjelaskan apa saja sih masalah kebudayaan di Indonesia ? Dan apa solusi yang dapat kita lakukan untuk memcahkan permasalahan yang terjadi ?
Ada beberapa masalah kebudayaan khusunya yang ada di Indonesia, seperti banyak kebudayaan Indonesia yang diklaim/diakui oleh bangsa lain seperti tarian, alat musik, serta lagu-lagu daerah yang diklaim oleh negara lain. Ini disebakan karena kurangnya perhatian dari pemerintah akan budaya-budaya yang ada di Indonesia dan kita sebagai penduduk Indonesia juga kurang menjaga kebudayaan kita sendiri bahkan samapi melupakan kebudayaan kita sendiri.
Selain itu, semakin terkikisnya kebudayaan oleh perkembangan zaman dan teknologi yang semakin hari semakin canggih sehingga hampir seluruh generasi muda mengetahui budaya barat dan dapat dengan mudah untuk menyukainya dibandingkan dengan kebudayaan kita sendiri.
Dari permasalahan diatas, ada beberapa solusi yang bisa kita lakukan atau kita terapkan, seperti:
a.    Kita harus bisa melestarikan kebudayaan kita sendiri dengan cara mempelajari salah satu kebudayaan yang ada Indonesia, seperti bangga menggunakan batik dalam berbagai acara, ikut meramaikan dalam acara-acara kebudayaan, dll.
b.  Pemerintah juga berperan penting dalam memecahkan masalah kebudayaan, yaitu dengan cara memberikan perhatian terhadap perkembangan budaya yang ada di Indonesia.
c.      Pemerintah membuatkan Undang-Undang untuk melindungi budaya kita agar tidak ada  lagi kebudayaan kita yang diklaim.diakui oleh negara lain.
d.      Kesadaran kita sebagai penduduk Indonesia akan pentingnya menjaga dan melestarikan kebudayaan di Indonesia, ini adalah hal yang paling penting karena kalau bukan dari kesadaran kita masing-masing kebudayaan Indonesia akan menghilang.
Oleh karena itu, kita sebagai penduduk Indonesia apalagi generasi muda Indonesia wajib melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia, supaya dunia Internasional tahu bahwa kebudayaan yang ada di Indonesia cukup banyak dan beragam serta dapat menjaga kebudayaan kita agara tidak di akui oleh negara lain. Dengan melakukan cara seperti ini kebudayaan kita bisa dapat terjaga dan dapat berkembang.
 Referensi :
          Aan Kurniawan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar